November 20, 2025
Sakelar LAN bertenaga surya atau baterai adalah sakelar jaringan yang dirancang untuk beroperasi langsung dari sistem tenaga surya.
Ini sakelar Ethernet dirancang khusus untuk lokasi terpencil di mana daya listrik tidak tersedia atau tidak stabil, seperti pertanian surya, jaringan pengawasan pedesaan, stasiun pemantauan lingkungan, sistem ITS tepi jalan, dan situs telekomunikasi di luar jaringan.
Tidak seperti sakelar PoE tradisional yang hanya mengandalkan input AC, sakelar surya mengintegrasikan input daya DC rentang lebar, rangkaian regulasi/peningkatan tegangan, pelacakan daya MPPT atau MTTP, dan manajemen daya cerdas untuk memastikan jaringan dan output PoE yang stabil dalam kondisi surya yang bervariasi.
Artikel ini menjelaskan cara kerja sakelar surya, arsitektur internalnya, dan mengapa sakelar ini penting untuk jaringan bertenaga terbarukan modern.
1. Input Daya dan Mekanisme Pelacakan MTTP / MPPT
Panel surya tidak menyediakan tegangan atau arus yang konstan.
Output berfluktuasi karena intensitas sinar matahari, suhu, dan naungan.
Sistem Sakelar Jaringan PoE Surya oleh karena itu mencakup:
Mirip dengan MPPT yang digunakan dalam pengontrol pengisian daya surya, Sakelar PoE MTTP secara dinamis menyesuaikan parameter daya internal untuk mengekstrak titik energi optimal dari panel surya.
Sebagian besar sakelar surya berkualitas tinggi menerima DC 9V–57V atau DC 12V–48V, tergantung pada desainnya.
Hal ini memungkinkan koneksi langsung ke:
Input lebar memastikan bahwa bahkan jika tegangan panel turun selama cuaca mendung, sakelar terus beroperasi.
![]()
2. Rangkaian DC-Booster untuk Output PoE yang Stabil
Salah satu fungsi inti dari sakelar surya adalah menyediakan tegangan PoE/PoE+ atau PoE++ yang konstan ke perangkat bertenaga seperti:
![]()
Karena baterai dan panel surya tidak dapat menyediakan output PoE 48V yang stabil, sakelar menggunakan arsitektur PoE DC-Booster, yang mencakup:
Booster internal meningkatkan tegangan input (misalnya, 12V/24V) ke output 48V yang stabil, menjamin kompatibilitas dengan:
Sakelar PoE+ Booster yang baik dapat:
Hal ini mencegah pemadaman saat energi surya rendah.
3. Integrasi Baterai dan Manajemen Daya
Penyebaran jaringan surya biasanya mencakup paket baterai, dan sakelar surya harus bekerja sama dengannya secara cerdas.
Sakelar surya biasanya menampilkan:
Ketika energi surya turun di malam hari, Sakelar PoE Surya dengan mulus menarik daya dari baterai tanpa gangguan ke perangkat jaringan.
4. Kompatibilitas Jaringan Optik dan Nirkabel
Banyak sakelar surya juga mendukung:
Hal ini membuatnya cocok untuk pengawasan jarak jauh dan jaringan IoT yang harus beroperasi 24/7 tanpa perawatan.
![]()
5. Alur Kerja Sistem: Cara Kerja Sakelar PoE Surya
Di bawah ini adalah urutan operasional lengkap:
Alur kerja ini memungkinkan sakelar untuk mempertahankan daya PoE yang berkelanjutan dan andal bahkan selama cuaca ekstrem atau pengoperasian di malam hari.
6. Aplikasi Khas Sakelar PoE Surya dan MTTP
Sakelar bertenaga surya banyak digunakan dalam sistem di luar jaringan dan terdesentralisasi, termasuk:
Keandalan mereka mengurangi biaya perawatan dan memungkinkan jaringan di tempat-tempat di mana daya AC tidak memungkinkan.
Kesimpulan
Sakelar PoE Surya modern, Sakelar PoE MTTP, Sakelar PoE DC-Booster, atau Sakelar PoE+ Booster bekerja dengan menggabungkan:
Hal ini membuatnya penting untuk infrastruktur jaringan di luar jaringan, luar ruangan, dan bertenaga terbarukan.
Karena sistem pengawasan dan IoT bertenaga surya terus berkembang, sakelar surya menjadi teknologi dasar dalam penyebaran jaringan berkelanjutan.